Dear Mr Y
Surat ini kutulis dalam keadaan baik-baik saja, kelihatannya.
Hai, mr Y. Kau tau ada hal yang lebih menyebalkan dibandingkan berjalan dalam keheningan? Ya hal yang menyebalkan adalah aku tak bisa membaca setiap pilihan hidupmu. Kenapa? Karena aku tau, kamu bukan penulis yang baik, yang menuliskan segala hal dalam buku perjalananmu. Aku masih harus menerka bagaimana cara yang tepat untuk membaca mimik wajahmu.
Hingga saat ini pun, aku belum bisa membacamu. Bisakah engkau memberku celah untuk bisa membacamu dengan baik? Atau kamu punya cara lain selain menuliskannya menjadi bait-bait sajak yang mengagumkan?

Komentar
Posting Komentar